//
Ada Skenario Jatuhkan Dahlan Iskan | Survey : Dahlan Iskan Tak Tertandingi | KPK Pastikan Jemput Paksa Anas | Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Kembali Panas | Tangker Karam, BBM Cemari Laut Tagulandang | Sendikat Sejata Api Filipina Masih Berkeliaran | Langganan Manado Post Gratis ke Hongkong-Macau | Manado Waspada Bencana | Sebelas Ribu Warga Manado Tanpa NIK-KK
news menu leftnews menu right

 

Home Kumkrim Kumtua Wuwuk Barat Terancam Dipecat


Kumtua Wuwuk Barat Terancam Dipecat PDF Print E-mail
Wednesday, 18 September 2013 05:04

TUMPAAN— Hukum Tua (Kumtua) Desa Wuwuk Barat  HS (40-an) terancam diberhentikan dari jabatannya, terkait dengan dugaan perkosaan terhadap Bunga (nama samaran), asal Desa Popareng Kecamatan Tatapaan. Bupati Minahasa Selatan (MInsel) Christiany Eugenia Paruntu SE, telah memerintahkan instansi terkait untuk memroses masalah ini sesuai aturan.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Ollyvia Lumi SSTP mengatakan, sebelum mengambil langkah lebih jauh pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polsek Tumpaan. “Kami telah membuat surat koordinasi tertanggal 18 September 2013   ke Polsek  Tumpaan. Bila Kumtua telah ditetapkan sebagai tersangka, maka BPMPD akan memroses pemberhentian sementara,  sambil menunggu putusan hukum tetap. Bila dalam putusan tetap terbukti bersalah, maka akan langsung diberhentikan selamanya, namun bila tidak jabatan Kumtua akan dikembalikan,” ujar Lumi.

Namun ternyata, Kumtua Wuwuk Barat ini ternyata terlilit sejumlah masalah. Bahkan, HS pernah tersangkut kasus penipuan terhadap anggota Polsek Ratahan sebesar Rp150 juta dengan janji meloloskan salah satu keluarga anggota Polsek tersebut di Fakultas Kedokteran Unsrat. “Kumtua HS sempat berurusan dengan kepolisian karena dugaan penipuan,” kata Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Melky Makawaehe.

Makawaehe menjelaskan, dirinya baru saja membebaskan HS sehari sebelum terjadinya dugaan kasus pemerkosaan terhadap ABG asal Desa Popareng. “Karena ada kesepakatan antara dua belah pihak,  saat itu Polres akhirnya membebaskan Kumtua Wuwuk Barat setelah menjalani tahanan hampir dua bulan. Siapa sangka baru sehari bebas, dirinya sudah melakukan aksi tak terpuji dan harus diamankan di Polsek Tumpaan,” kata Makawaehe.(ylo/tas)

 

 

Manufaktur Hope - Dahlan Iskan

 



Kawanuapolis Ekonomi Pembangunan Editorial Pembaca&Penulis My Campus Kesehatan Nasional Internasional



Powered by Manado Post.